Gunung Marapi yang berlokasi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat Meletus sejak hari Minggu 4 Juni 2017 Pukul 10.01 WIB. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau agar tidak ada aktivitas 3 Km dari puncak.

"Tingkat Aktivitas Gunung Marapi sudah lama dalam tingkat aktivitas Level II (Waspada), dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi dan masuk dalam radius 3 km dari kawah/puncak," ujar Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Ego Syahrial, melalui keterangannya, Minggu (4/6/2017). Sampai Tadi malam Marapi tercatat sudah 6 kali erupsi.

Perkembangan informasi paraq pendaki gunung Marapi saat ini dari 16 pendaki, baru 3 orang yang telah turun ke Posko Marapi dan sementara masih ada 13 orang lagi yangbelum kembali.
Gunung Marapi. (Foto: wisatasumbar.net)

Menurut keterangan yang di dapat dari salah satu rombongan pendaki di akun instagram @lokerriau_, pendaki yang telah turun atas nama Dwi telah menghubungi 13 rekannya tersebut melalui handphone, namun sayang 5 dari 13 orang tersebut masih berada di Cadas Gunung Marapi dan 8 orang tersesat di dalam hutan.

Berikut nama-nama para pendaki:

  • Data Pendaki yang berada di hutan:
  1. Agus (24)
  2. Sarul (17) - Cidera
  3. Yusuf (22)
  4. Nanda ((23)
  5. Rahmat (23)
  6. Rolen (17)
  7. Herman (40) - Cidera
  8. Abdul (24) - HP aktif
Rombongan ini dalam keadaan lemas dan sudah tidak memiliki bekal air.
  • Data Pendaki yang berada di Cadas:
  1. Robi (23)
  2. Tander (24)
  3. Irwandi (24)
  4. Agus (24)
  5. Jondri (24)